digital marketing
serba-serbi

5 Materi Digital Marketing Bloger Perlu Tahu

Sejak era pandemi banyak aktivitas dilakukan dari rumah, bukan hanya karyawan, tetapi juga sekolah dan perguruan tinggi. Karyawan termasuk pegawai negeri, anak sekolah, dan mahasiswa sebagian besar melakukan kegiatannya melalui internet. Internet menjadi kebutuhan sehari-hari kita sejak ramai dibicarakan Revolusi Industri 4.0. Itu sebabnya banyak pelaku bisnis juga melakukan pemasaran secara digital (digital marketing), karena ternyata lebih personal dan cepat dideteksi, apakah konsumen akhirnya tertarik atau tidak. Aktivitasnya pun lebih mudah, tidak perlu berkeliling melakukan pemasaran, tetapi cukup melalui internet atau media lain yang dioperasikan secara digital juga. Bloger yang seringkali terlibat sebagai ujung tombak digital marketing perlu tahu juga materi-materi yang menunjang profesinya.

5 Materi Digital Marketing

Akhir-akhir ini bloger yang terlibat dalam dunia marketing juga dituntut mengetahui materi-materi tentang digital marketing. Jadi sudah tidak zamannya lagi bloger bisanya hanya menulis saja, tetapi juga mengerti agar hal-hal yang ditulis tepat sasaran. Teman-teman bisa banget belajar lebih dalam tentang digital marketing ke Codeva Academy.

Berikut 5 materi digital marketing yang perlu dikuasai oleh bloger

1 – Content Marketing

Sudah sering dengar kan ya, bahwa sebagai bloger yang utama dalam menulis adalah isi tulisannya atau content-nya. Istilah content is the king, ya maksudnya kita harus fokus ke isi tulisan. Bila dikaitkan dengan content marketing, maka bloger yang mendapatkan job marketing suatu produk harus bisa menuliskan produk yang menarik minat pembaca dan memotivasi mereka untuk membeli.
Bukan hanya isi tetapi juga dibarengi dengan distribusi konten yang relevan, penting, dan konsisten. Website atau blog, harus diupdate secara kontinu, kalau tidak darimana konsumen bisa mengetahui produk tersebut. Selain itu penulisan konten juga berlaku untuk penulis konten pada media sosial.

2 – Search Engine Optimization (SEO)

Bloger kekinian sudah mulai menyadari pentingnya SEO, sebagai upaya untuk mengoptimasi sebuah situs atau web agar mendapatkan peringkat teratas dari hasil pencarian di mesin pencari. SEO ada yang SEO on-page dan SEO off-page, keduanya harus diaplikasikan bloger pada artikel-artikel yang memasarkan atau informasi sebuah produk. Kalau tidak, klien akan kecewa telah meng-hire bloger tetapi hasilnya tidak maksimal.
Itu sebabnya klien melalui agen sering meminta laporan pageview dari bloger dalam sebulan terakhir.

3 – Social Media Marketing

Social media atau media sosial merupakan sarana jitu untuk mengangkat sebuah produk. Itu sebabnya bloger juga harus piawai menuliskan konten melalui media promosi online di media sosial. Berbagai media sosial tersebut Facebook, WhatsApp, Twitter, LINE, termasuk market place.
Pemasaran melalui media sosial harus difahami setiap karakter dari medianya, karena pembaca atau follower masing-masing media berbeda. Pengguna Instagram, Twitter, dan LINE, atau WhatsApp berbeda-beda karakternya. LinkedIn juga salah satu media yang dianggap lebih serius dan seringkali dilirik oleh perusahaan-perusahaan besar.

Bloger yang merangkap sebagai influencer berbagai media tersebut harus mempelajari tentang produknya (product knowledge) sehingga tahu konsumen yang disasar.

4 – Search Engine Marketing (SEM)

Pada prinsipnya SEO dan Social Media Marketing merupakan bagian dari SEM (Search Engine Marketing). Bedanya pada penulisan artikel SEO (Search Engine Optimization) hasil pencarian ke mesin pencari secara natural dan perlu waktu supaya bisa berada di peringkat teratas mesin pencari. Sedangkan dengan SEM, memerlukan strategi pemasaran lebih rumit. Melibatkan Social Media Marketing, Pay per Click (CPC) dan iklan, sehingga hasilnya relatif lebih cepat.

5 – Kekuatan Efek Visual

Sekarang ini dunia dikuasi oleh hal-hal yang serba visual. Orang tertarik pada visual lebih dahulu baru ke tulisannya. Adapun lingkup visual mencakup banyak hal, mulai dari teknik fotografi, baik dengan kamera DSLR atau kamera ponsel. Kemudian editing foto dan tata letaknya pada artikel. Mau tidak mau bloger juga harus belajar infografis, yaitu informasi berisi intisari artikel yang dibuat dalam gambar-gambar sederhana.
Bahkan membuat animasi maupun video sederhana juga dianjurkan untuk dikuasai juga oleh bloger.
Walaupun konten blog lebih utama, tapi seringkali melalui foto atau infografis yang alt image-nya juga mengandung kata kunci bisa membantu konsumen lebih perhatian ke produk yang kita tulis reviewnya.

Nah, teman-teman itulah materi digital marketing yang perlu diketahui dan dipelajari seluk-beluknya oleh bloger. Bloger sekarang ini merupakan profesi yang tidak bisa dianggap sebelah mata, karena sebagai ujung tombak kesuksesan bisnis di era pandemi.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *