Sisi Positif Wisata Replika, Alternatif Belajar Melalui Tiruan

Tiru-meniru sepertinya ada di segala bidang. Bukan hanya meniru karya tulis kalau di bidang akademis, atau adanya AI untuk penulisan, gambar maupun suara. Tetapi di lingkup pariwisata ada yang namanya wisata replika, yaitu jenis pariwisata yang menampilkan bangunan, benda, atau lingkungan yang dibuat menyerupai aslinya. Tujuan utama dari wisata replika adalah memberikan pengalaman kepada pengunjung untuk melihat dan merasakan sesuatu yang mungkin sulit atau tidak mungkin untuk dilihat secara langsung.

Aspek Penting Wisata Replika

Ada pendapat bahwa wisata replika hanya menampilkan tiruan akan suatu objek atau lingkungan tertentu, sehingga seolah kita menipu. Berikut adalah jenis-jenis wisata replika:

Replika Ikon atau Bangunan Bersejarah

Ikon suatu tempat atau bangunan bersejarah paling sering dibuat replikanya. Contohnya, miniatur Candi Borobudur, atau replika bangunan ikonik dunia seperti Menara Eiffel, rumah model kincir angin seperti di Belanda, atau Hagia Sophia.

Replika Benda-benda Budaya

Replika benda-benda budaya banyak macamnya. Misalnya bermacam-macam model pakaian tradisional suatu daerah atau suku tertentu. Bisa juga tergantung pada jenis museum yang memajang benda-benda pameran. Museum musik, akan memajang berbagai replika alat musik yang mungkin sudah jarang ditemui lagi.

Bahkan Museum Louvre di Paris, lukisan Monalisa yang terkenal itu, bukan aslinya yang dipamerkan. Demi keamanan, biasanya benda-benda yang sangat berharga akan disimpan di tempat khusus. Adapun yang dipamerkan berupa replikanya saja.

Replika Lingkungan Alam

Replika lingkungan alam atau suatu kota. Seperti taman miniatur yang menampilkan lanskap dari berbagai daerah. Museum Sejarah kota Makkah, memajang replika kota berupa maket dengan skala tertentu.

Tujuan Wisata Replika

Tujuan wisata replika adalah memberikan informasi dan pengetahuan tentang sejarah, budaya, atau alam. Selain itu menawarkan pengalaman visual yang menarik dan menghibur.
Dengan latar belakang yang unik, maka wisata replika akan memberikan pengalaman unik dan menarik serta instagramable untuk difoto.

Bagi orang-orang yang tidak mempunyai kesempatan untuk mengunjungi objek wisata asli di tempat atau negara asal, maka wisata replika akan memberikan kesempatan untuk mempelajari objek tersebut.

Contoh Wisata Replika

  • Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Indonesia: menampilkan miniatur rumah adat dan budaya dari seluruh Indonesia.
  • Small World di Purwokerto, Indonesia: menampilkan miniatur bangunan ikonik dari berbagai negara.
  • Miniatürk di Istanbul, Turki: menampilkan miniatur bangunan bersejarah dari Turki dan wilayah sekitarnya.
  • Minimania Lembang, menampilkan lebih dari 50 miniatur landmark terkenal dari berbagai belahan dunia, beberapa ada yang berupa miniatur ikonik dunia yang ada di Eropa

Wisata replika dapat menjadi alternatif yang menarik untuk melihat dan mempelajari tentang berbagai hal, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau sumber daya.

Sisi Positif Wisata Replika

Walaupun sering kali dianggap sebagai alternatif yang kurang otentik, jenis wisata ini memiliki beberapa sisi positif yang menarik:

Aksesibilitas

Wisata replika memungkinkan orang untuk melihat dan mengalami tempat-tempat atau benda-benda yang mungkin sulit diakses karena jarak, biaya, atau alasan lainnya. Contohnya, miniatur bangunan ikonik dunia memungkinkan orang yang tidak bisa bepergian ke luar negeri untuk tetap menikmati keindahannya.

Pendidikan

Wisata replika dapat menjadi sarana pendidikan yang efektif. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah, budaya, atau sains melalui replika yang interaktif dan menarik.
Replika seringkali dilengkapi dengan informasi dan penjelasan yang membantu pengunjung memahami konteks dan signifikansi objek yang direplikasi.

Hiburan

Wisata replika menawarkan pengalaman visual yang menarik dan menghibur. Pengunjung dapat menikmati suasana dan estetika tempat-tempat ikonik tanpa harus pergi jauh.
Beberapa wisata replika juga menawarkan aktivitas interaktif dan wahana yang menambah keseruan pengalaman.

Fotografi

Wisata replika menyediakan latar belakang yang unik dan menarik untuk foto. Pengunjung dapat mengambil foto-foto yang mengesankan dengan latar belakang bangunan ikonik atau pemandangan indah.

Dampak Ekonomi Lokal

Wisata replika dapat menjadi daya tarik wisata yang meningkatkan kunjungan wisatawan ke suatu daerah.
Hal ini dapat berdampak positif pada ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata.

Pelestarian Budaya

Dalam beberapa kasus, replika dapat membantu melestarikan warisan budaya yang terancam punah atau rusak.
Replika dapat menjadi cara untuk mendokumentasikan dan memamerkan objek-objek budaya yang berharga.

Penutup

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa wisata replika tidak dapat sepenuhnya menggantikan pengalaman mengunjungi tempat aslinya.
Namun, dengan pengelolaan yang baik, sisi positif wisata replika dapat menjadi alternatif yang menarik dan bermanfaat untuk mempelajari sejarah maupun budaya suatau tempat.

Sumber: https://mytrip.co.id/article/minimania-di-lembang-bandung

Tinggalkan komentar